SEJARAH

Kenapa Nabi Isa as. Diangkat dari Bumi? Ini Hikmah yang Jarang Diketahui Orang

Dalam Al-Quran, Nabi Isa as. Diangkat Allah Taala dan tidak disalib.

mukjizat.co – Al-Quran mengisahkan bahwa Nabi Isa as. diangkat Allah Taala dari bumi, dan tidak mati terbunuh dan disalib. Sehingga salah satu tanda Hari Kiamat adalah Nabi Isa as. turun kembali ke bumi untuk meluruskan ajaran-ajarannya yang telah diselewengkan. Allah Taala berfirman:

“(Ingatlah), ketika Allah berfirman: “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya.” [Ali Imran: 55].

“Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.” [An-Nisaa’: 158-159].

Tidak ada nabi lain yang diperlakukan seperti itu oleh Allah Taala. Kenapa? Pengangkatan Nabi Isa as. dari bumi terlihat hikmahnya sangat jelas pada zaman ini. Saat kemajuan ilmu dan teknologi demikian pesat.

Kesombongan manusia dengan ilmunya sudah mengkhawatirkan, hampir-hampir mirip dengan kesombongan yang telah membinasakan Karun. Kemajuan ilmu pengetahuan itu terlihat sangat jelas dalam bidang ilmu genetika, lebih khusus lagi tentang rekayasa genetika.

Penemuan-penemuan dalam bidang ini telah menjadikan banyak ilmuwan menuhankan akal dan ilmunya. Bukan malah menambahk keimanan dan ketakwaan karena telah berhasil membuktikan keagungan dan luasnya ilmu Allah Taala.

Lalu apa hubungan hal ini dengan peristiwa diangkatnya Nabi Isa as. dari bumi? Kita semua mengimani sabda Rasulullah saw. bahwa jasad para nabi utuh dalam kuburan-kuburan mereka.

“Sesungguhnya Allah Taala telah mengharamkan tanah memakan jasad para nabi.” [Abu Daud].

Jika saja Nabi Isa as. tidak diangkat dari bumi, dan diketahui kenyataan bahwa jasadnya utuh tidak dimakan tanah, hal ini tentu akan menggoda para ilmuwan itu akan mencari-carinya untuk dijadikan bahan penelitian.

Sekadar beberapa sel dari jasad itu pun sudah cukup bagi mereka. Karena seperti yang disepakati bersama, Nabi Isa as. diciptakan Allah Taala tanpa melalui perantara seorang ayah. Tentu hal ini akan sangat berbeda dengan manusia kebanyakan.

Bagaimana DNA-nya? Bagaimana terbentuk manusia hanya dengan kromoson dari seorang ibu tanpa ayah. Apalagi dalam keyakinan umat Kristen, Nabi Isa as. adalah anak Tuhan. Semua kemungkinan itu telah diketahui Allah Taala. Sehingga sebelum semua itu terjadi, Allah Taala mengangkat Nabi Isa as. Wallahu A’lam. (sof1/mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.