TEMUAN

Al-Quran Tidak Pernah Mengenyangkan

Ada buku tafsir yang besarnya 840 jilid, atau 300 ribu halaman.

mukjizat.co – Al-Quran tidak pernah mengenyangkan, bagaimana itu? Kenapa seperti makanan? Saat melapar lapar, kita akan makan dengan sangat lahapnya. Namun lama kelamaan, bersamaan dengan semakin terisinya perut, semakin berkurang tingkat kelahapan kita dalam makan.

Demikian juga membaca buku. Perasaan ingin tahu akan membuat kita bersemangat dalam membaca sebuah buku, tapi setelah membacanya, berkuranglah semangat kita membaca untuk yang kedua kalinya. Semakin lama semakin habis semangat itu.

Hal itu berbeda dengan buku yang bernama Al-Quran. Ali bin Abi Talib ra. mengatakan, “Al-Quran itu tidak mengenyangkan para ulama, tidak lusuh karena sering diulang, dan tidak akan pernah habis keajaibannya.” [Tirmizi].

Sejarah menjadi saksi kebenaran perkataan Ali bin Abi Talib ra. ini. Di setiap masa dan wilayah pasti bermunculan ulama-ulama Al-Quran. Khazanah ilmu-ilmu Al-Quran sebagai hasil interaksi para ulama dengan Al-Quran telah membanjiri kepustakaan Islam. Al-Quran tidak pernah mengenyangkan.

Bahkan ada buku tafsir yang besarnya mungkin tidak dipercayai keberadaaannya oleh kebanyakan orang. Tafsir karya Syaikh Abdurrahman Bin Muhammad Al Qammasy, yang berjudul berjudul “Jannatul Musytaq fi Tafsiri Kalamil Malikil Khallaq” atau sering dikenal dengan Tafsir “Al-Hawi fi Tafsiril Quran”, terdiri dari 840 jilid, atau lebih dari 300.000 halaman. Coba bandingkan dengan Tafsir “Shafwatut Tafaasir” karya Ash-Shabuni yang hanya 3 jilid sekitar 1.500 halaman.

Jika kita baca biografi para ulama, mulai dari Thabari, Zamakhsyari, Razi, Rasyid Ridha, dan Sayid Qutub, kita dapati mereka semua membaca dan menelaah Al-Quran berkali-kali, namun selalu ada pelajaran menakjubkan yang baru. Hal itu membuat mereka tidak pernah kenyang membaca dan mempelajari Al-Quran.

Ulama yang hidup belakangan tidak kesulitan untuk mendapatkan mutiara baru yang berbeda dengan mutiara temuan ulama-ulama yang hidup ratusan tahun ke belakang. Subhanallah, sungguh Al-Quran tidak pernah mengenyangkan ulama dan pencari mutiaranya. (sof1/www.mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda