TERAWANG

Akan Selalu Ada Pembaharu dalam Umat Islam, Siapakah Dia?

Zaman terus berubah, kondisi manusia hari ini akan sangat berbeda dengan waktu yang lalu.

mukjizat.co – Zaman terus berubah. Manusia tidak akan tetap dalam kondisi lamanya. Semangat dan ketulusan dalam beragama juga mengalami pasang-surut. Ia bagaikan pakaian yang lama kelamaan akan lusuh, dibutuhkan pakaian yang baru. Bagaikan air yang jika dibiarkan akan mengeruh, butuh disaring lagi. Seperti itulah umat Islam dalam mengamalkan Islam. Namun akan selalu ada pembaharu dalam umat Islam, siapakah dia?

Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah Taala akan membangkitkan untuk umat ini setiap awal satu abad orang yang akan memperbaharui bagaimana umat ini beragama.” [Abu Daud].

Ada beberapa hal yang menarik dibahas dalam hadits ini. Di antaranya, pertama, hadits ini diriwayatkan oleh Abu Daud, dan ditempatkan sebagai hadits pertama pembahasan berjudul “Perang Besar yang Akan Terjadi di Masa Mendatang”. Ada beberapa hadits yang disebutkan dalam bab ini, di antaranya yang membicarakan perang antara umat Islam dengan bangsa Turki, Romawi, Yahudi, dan sebagainya.

Peletakan hadits ini dalam pembahasan seperti itu bukan hal yang serampangan. Tapi menunjukkan pemahaman periwayat yang sangat dalam. Seorang pembaharu akan muncul dalam peristiwa besar yang membahayakan umat Islam. Akan muncul sebagai pembela umat saat diserang bertubi-tubi oleh musuh-musuhnya. Pembaharu bukanlah pemikir yang menyendiri di tempat-tempat sepi jauh dari kehidupan bermasyarakat umat. Tidak hidup jauh-jauh dari perjuangan untuk umat Islam. Akan selalu ada pembaharu dalam umat Islam, siapakah dia?

Kedua, pembaharuan yang dilakukan sang pembaharu akan menjadi faktor utama dalam kemenangan yang diraih umat Islam dalam peperangan-peperangan besar itu. Karena itulah hadits ini diletakkan di awal hadits-hadits perang. Menunjukkan seakan peperangan itu akan terjadi karena ada pembaharuan umat dalam beragama. Kewajiban berjuang sudah termasuk ajaran yang hilang dalam tubuh umat. Umat pun hidup dalam kehinaan. Lalu sang pembaharu berhasil menghidupkannya lagi sehingga umat pun bangkit dan mau berjuang. Kemenangan pun akhirnya diraih.

Ketiga, serangan yang dilakukan kepada Islam bertujuan untuk mematikan agama yang berhasil membangkitkan bangsa lemah ini. Membangkitkan kaum terzhalimi untuk melakukan perlawanan. Serangan dilancarkan karena mereka tidak mau Islam menjadi penghalang mereka terus menguasai dunia.

Keempat, gerakan pembaharuan adalah  gerakan yang membuat musuh Islam geram. Oleh karena itu, gerakan ini lebih terlihat dan terasa sebagai gerakan yang menghidupkan semangat berjuang dan berkorban untuk Islam. Ada banyak ajaran agama yang sejak dulu telah dipinggirkan dan diusahakan musuh untuk hilang dari pengamalan, para pembaharulah yang akan kembali menghidupkannya dalam tubuh umat. Umat yang sebelumnya seperti raksasa tidur akan kembali terbangun dan melaksanakan perannya dalam kehidupan.

Demikianlah, pentingnya kelahiran seorang pembaharu bagi umat ini. Akan selalu ada pembaharu dalam umat Islam, siapakah dia? Sekarang pun sepertinya umat Islam sedang membutuhkan dan menunggu kehadirannya. Karena di mana-mana, umat Islam sedang berada dalam kondisi yang sulit. (sof1/mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.