TEMUAN

Bagaimana Allah Taala Melindungi Bumi dari Tsunami Matahari?

Gelombang Tsunami tidak hanya terjadi di lautan di bumi. Tsunami ternyata juga terjadi di matahari.

mukjizat.co – Gelombang Tsunami tidak hanya terjadi di lautan di bumi. Tsunami ternyata juga terjadi di matahari. Tsunami matahari terjadi karena sebuah ledakan cukup besar seperti disebutkan para pemantau di stasiun pemantau Solar Dynamics Observatory milik NASA, Amerika.

Luapan energi Matahari yang luar biasa besar ini muncul seperti kembang api di permukaan Matahari. Gelombang energi itu terpancarkan menuju Planet Bumi bagaikan sebuah tsunami yang melintasi jarak 93 juta mil melintasi angkasa.

NASA juga menyebutkan bahwa gambar-gambar yang didapatkan pesawat ruang angkasa kembar, STEREO, telah membuat para ilmuwan bisa melihat Tsunami matahari dalam 3 dimensi. Bisa diketahui kecepatannya, ukuran, dan arahnya.

Gelombang Tsunami matahari yang sangat besar ini bisa saja sangat membahayakan bumi seandainya tidak ada lapisan atmosfer bumi. Bahkan mungkin bumi sudah musnah sejak jutaan tahun yang silam.

Kita sebagai orang yang beriman kepada Allah Taala mengakui bahwa kebesaran dan kekuasaan-Nya terlihat di mana-mana, dalam setiap peristiwa di alam semesta. Di antara kekuasaan Allah Taala adalah saat menciptakan matahari yang disebutkan dalam Al-Quran sebagai “siraj” (pelita):

“Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita.” [Nuh: 16].

Matahari adalah pelita raksasa yang membakar hidrogen dalam sebuah reaksi fusi nuklir. Memancarkan cahaya dan juga panas. Oleh karena itu, penyebutan matahari sebagai pelita adalah hal yang sangat tepat dan ilmiah. Ini adalah salah satu sisi kemukjizatan Al-Quran.

Selain itu, ada hal yang harus selalu kita ingat-ingat, yaitu adanya kenikmatan berupa lapiran atmosfer bumi. Tanpa ada itu, kehidupan di bumi sudah lama musnah. Apalagi dengan adanya Tsunami matahari seperti disebutkan di atas. Ternyata hal itu pun sudah Allah Taala sebutkan dalam Al-Quran:

“Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.” [Al-Anbiya’: 32].

Gelombang Tsunami matahari yang sangat mengerikan itu hendaknya membuat kita teringat dengan neraka, yang panasnya jauh lebih besar lagi. Panasnya Tsunami hendaknya membuat kita meminta perlindungan kepada Allah Taala dari panasnya neraka.

“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” [Ali Imran: 191]. (kaheel/sof1/mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda