SEJARAH

Raja Zulkarnain Bukan Alexander The Great, Ini Buktinya

Banyak orang menyamakan antara Raja Zulkarnain yang dikisahkan dalam Al-Quran dan Alexander The Great.

mukjizat.co – Banyak orang menyamakan antara Zulkarnain, sosok raja Muslim kuat dan adil yang disebutkan kisahnya dalam surat Al-Kahfi, dengan Alexander The Great (Iskandar Agung), raja Makedonia yang kekuasaannya membentang mulai dari Laut Ionia sampai pegunungan Himalaya. Dia tidak pernah terkalahkan dalam pertempuran dan dianggap sebagai komandan perang terhebat sepanjang masa. Ternyata ada beberapa perbedaan antara kedua, di antaranya sebagai berikut:

Perbedaan akidah. Zulkarnain yang dikisahkan di dalam Al-Quran adalah raja yang beriman kepada Allah Taala. Dia bukan seorang musyrik. Bahkan dalam memimpin, Zulkarnain memiliki sistem perlakuan kepada orang banyak berdasarkan amalannya. Sehingga menguat dugaan bahwa Zulkarnain adalah seorang nabi.

Sementara itu Iskandar Agung adalah raja yang hidupnya di masa sebelum kelahiran Nabi Isa as. Yaitu pada abad ke-4 SM. Masa-masa itu Eropa, termasuk di dalamnya Yunani dan Makedonia, belum mengenal agama samawi.

Perbedaan tujuan dan sarana. Iskandar Agung berhasil menaklukkan negeri-negeri Persia, Punjab, Pakistan, Afghanistan, dan memproklamirkan sebagai raja atas negeri-negeri tersebut. Motivasinya melakukan ekspansi besar-besaran itu adalah balas dendam kepada musuh bebuyutannya, Persia. Sehingga tak heran jika peperangan yang dijalaninya banyak terjadi pembantaian yang tidak manusiawi.

Sementara itu Zulkarnain, seperti disebutkan dalam Al-Quran, mempunyai motivasi yang berbeda saat melakukan perjalanan militernya. Yang diinginkannya adalah menebar keadilan, melenyapkan kezhliman, dan menyampaikan petunjuk kepada seluruh dunia agar beriman dan beribadah kepada Allah Taala.

Perbedaan cakupan geografis. Titik terjauh yang dicapai oleh Iskandar Agung adalah Punjab. Sementara Zulkarnain, perjalanannya mencapai pertengahan Samudra Pasifik, yang disebutkan sebagai tempat terbitnya matahari.

Pembangunan bendungan. Zulkarnain dikisahkan membangun bendungan raksasa canggih untuk menjadikannya dinding yang melindungi sebuah negeri yang sering diserang dan dijarah kaum Ya’juj dan Ma’juj. Sementara Iskandar Agung tidak pernah dikisahkan membuat bangunan seperti itu.

Sejarah Cina. Dalam sejarah peradaban Cina Kuno terdapat peristiwa yang sangat mirip dengan kisah Zulkarnain. Sementara Iskandar Agung belum pernah menginjakkan kakinya di dataran Cina. (sof1/mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.