TUNTUNAN

Apa yang Harus Dilakukan Seorang Muslim Saat Terjadi Gempa Bumi?

Gempa bumi adalah salah satu sunnatullah, bagaimana Allah Taala mengatur dan menjalankan gerak alam semesta.

mukjizat.co – Gempa bumi adalah salah satu sunnatullah, bagaimana Allah Taala mengatur dan menjalankan gerak alam semesta. Namun karena besar dan dahsyatnya, gempa bumi juga berfungsi unutk mengingatkan manusia kepada kebesaran Allah Taala hingga semakin beriman, menegur orang yang berbuat kesalahan hingga bertobat, dan sejarah juga pernah mencatat adanya bangsa-bangsa zhalim yang dihukum dengan kejadian seperti ini.

Yang harus dilakukan seorang Muslim saat terjadi gempa bumi adalah bertobat dan kembali kepada Allah Taala, banyak bersedekah, shalat dan berdoa. Rasulullah saw. bersabda, “Sedekah memadamkan kesalahan seperti air memadamkan api.”[Tirmizi]. Dalam hadits lain, disebutkan, “Di saat dirundung permasalahan, Rasulullah selalu melaksanakan shalat.” [Abu Daud].

Sebagai seorang Muslim, hal-hal seperti ini hendaknya membuat semakin dekat kepada Allah Taala. Allah Taala berfirman, “Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” [Asy-Syura: 30].

Walaupun demikian, seorang Muslim tetap diperintahkan mencari keselamatan saat terjadi gempa bumi. Misalnya saat terjadi guncangan, hendaknya segera keluar dari dalam gedung dan bangunan agar tidak menjadi korban ambruknya bangunan tersebut. Walaupun korban meninggal dunia akibat gempa dan runtuhan bangunan mendapatkan status syahid.

Rasulullah saw. bersabda, “Para syahid itu ada lima: orang yang mati karena wabah tha’un, orang yang mati karena penyakit di perutnya, orang yang mati karena tenggelam, orang yang mati karena keruntuhan, orang yang mati di jalan Allah Taala.[Bukhari, Muslim].

Keruntuhan yang dimaksud dalam hadits itu bisa disebabkan karena bangunan yang runtuh, karena terjadi gempa bumi, tanah longsor, dan sebagainya. Orang-orang yang mati karena sebab-sebab itu semua telah mendapatkan mati syahid. Maksudnya, kematiannya adalah kematian yang baik, atau husnul khatimah karena Allah Taala dan para malaikat bersaksi bahwa mereka termasuk penghuni surga. (sof1/mukjizat.co)

Baca juga:

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.

Moh. Sofwan

Tulis komentar terbaik Anda di sini

Silahkan klkik disini untuk mengunggah komentar Anda