PERISTIWA

Kisah Ukhuwah yang Sulit Terulang Lagi

Rasa cinta bukan hanya terjadi antara laki-laki dan perempuan saja. Rasa cinta menyatukan antara seseorang dengan orang lain yang dicintainya.

mukjizat.co – Rasa cinta bukan hanya terjadi antara laki-laki dan perempuan saja. Rasa cinta menyatukan antara seseorang dengan orang lain yang dicintainya. Hubungan antara Rasulullah saw. dan Abu Bakar ra. adalah hubungan cinta yang paling indah dalam sejarah. Cinta yang dibangun di atas kesetiaan, keikhlasan, dan perjuangan di jalan Allah Taala. Orang-orang yang saling menyintai seperti itulah yang akan disatukan dalam naungan Allah Taala di hari tiada naungan selain naungan-Nya.

Hal terindah yang sempat tercatat dalam sejarah adalah peristiwa perjalanan hijrah Rasulullah saw. dan Abu Bakar ra. dari Mekah menuju Madinah. Sesuai rencana, mereka berdua harus mampir berlindung di dalam gua Tsur selama tiga hari karena suku Quraisy yang sangat kenal dengan padang pasir masih mengejar-ngejar mereka.

Ketika sampai di gua Tsur, Abu Bakar ra. meminta dialah yang memasuki gua lebih dahulu. Dia meraba-rab seluruh sisi gua untuk mengetahui adakah bintang berbahaya terdapat di sana. Jangan sampai Rasulullah saw. menjadi korban keganasannya. Abu Bakar ra. lebih rela dirinyalah yang terkena sengatan binatang itu, jangan Rasulullah saw.

Ternyata ada sebuah lubang menganga. Abu Bakar ra. menyobek pakaiannya, menggulung sobekan itu, dan menyumpul lubang itu. “Engkau sobek pakaianmu, Abu Bakar?” tanya Rasulullah saw. saat melihatnya. Abu Bakar ra. menjawab, “Aku khawatir ada sesuatu yang bisa menyakitimu, Rasulullah.”

Tak lama setelah masuk ke dalam gua, Rasulullah saw. pun mengantuk. Diletakkannya kepala beliau ke pangkuan Abu Bakar ra. Saat itu Abu Bakar ra. merasakan sesuatu menyengat kakinya. Namun sengatan itu ditahannya tanpa bergerak sedikit pun karena khawatir akan membangunkan tidur pulas Rasulullah saw. yang terlihat sangat keletihan.

Kaki berhasil ditahannya tidak bergerak, tapi karena menyakitkannya sengatan itu Abu Bakar ra. tidak kuasa menahan air di matanya. Meneteslah air matanya, dan menjatuhi pipi Rasulullah saw. hingga akhirnya terbangun. “Ada apa, Abu Bakar?” Abu Bakar ra. menjawab, “Aku tersengat binatang, ya Rasul.” Rasulullah saw. pun segera melihat bekas sengatannya dan mengobati hingga hilang rasa sakit Abu Bakar ra. (sof1/mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.