SOSIAL

Empat Hal Mustahil dalam Ayat Ini Allah Lakukan dengan Mudahnya

Pertautan hati adalah nikmat yang sangat indah, pemberian dari Allah Taala.

mukjizat.co – Pertautan hati adalah nikmat yang sangat indah, pemberian dari Allah Taala. Cinta dan ukhuwah sesama Muslim akan terjalin ketika ada pertautan hati antar mereka. Tapi ternyata hal itu adalah murni pemberian Allah Taala, tidak ada yang bisa mengusahakan selain-Nya.

Allah Taala berfirman, “dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka.  Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” [Al-Anfal: 63].

Ayat ini mengandung empat hal mustahil. Pertama, tidak ada orang yang bisa mengetahui semua kekayaan yang berada di bumi. Mustahil. Banyak sekali kekayaan alam yang masih tersembunyi. Bahkan mungkin masih banyak hal yang belum disadari orang sebagai sebuah kekayaan.

Kedua, kalau ada orang yang berhasil memonitor semua kekayaan dalam bumi, adakah orang yang bisa memiliki semuanya? Mustahil. Karena bumi ini dihuni sekitar 7 miliar manusia. Kekayaan yang tidak seberapa dibanding seluruh ciptaan-Nya di alam semesta ini, ternyata harus dibagi-bagi kepada orang sebanyak itu. Tidak mungkin dimiliki hanya oleh satu orang.

Ketiga, seandainya saja ada orang yang berhasil memiliki kekayaan seluruh bumi, kira-kira maukah dia menginfakkannya? Mustahil. Manusia itu mempunyai sisi kepribadian yang ingin mempertahankan apa yang dimilikinya. Apalagi kalau hal yang dimilikinya itu adalah hasil jerih payah usahanya, dia akan semakin kuat memegangnya. Karena itulah Islam tidak memerintahkan infak seluruh harta. Yang diperintahkan hanya menginfakkan sebagian harta kita.

Keempat, seandainya saja ada orang yang memiliki kekayaan seluruh bumi dan mau menginfakkan semuanya, kira-kira bisakah harta itu menautkan dua hati manusia? Tidak mungkin. Karena hati adalah milik Allah Taala. Manusia tidak kuasa membelinya dengan harta sebanyak apapun.

Tapi ternyata kita dapati banyak sekali orang yang ada pertautan hati sesamanya. Ukhuwah islamiyah antara keduanya sangat kuat. Orang-orang seperti ini hendaknya merasakan kehadiran campur tangan Allah Taala dalam ukhuwah mereka.

Hal yang seharusnya membuat mereka semakin bersyukur karena dibersamai Allah, Pencipta mereka. Karena mereka tidak memiliki apa-apa yang bisa mempertautkan hati sesama mereka. Tidak ada harta, kepentingan, tujuan duniawi, dan sebagainya yang menjadi unsur pemersatu. Hanya ridha Allah Taala. (sof1/mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.