PERISTIWA

Seorang Muslim yang Bertarung dan Melumpuhkan Seekor Singa

Keberanian yang paling besar adalah salah keberanian yang lahir dari keimanan kepada Allah Taala. Apalagi jika keberanian itu diperlukan saat berjuang menyebarkan dan membela kebenaran.

mukjizat.co – Keberanian yang paling besar adalah salah keberanian yang lahir dari keimanan kepada Allah Taala. Apalagi jika keberanian itu diperlukan saat berjuang menyebarkan dan membela kebenaran. Kiranya hal itu yang terjadi pada diri seorang sahabat Nabi saw., Hasyim bin Utbah bin Abi Waqash, seorang muslim yang bertarung dan melumpuhkan seekor singa.

Peristiwa itu terjadi saat perang Qadisiyah antara pasukan umat Islam dengan pasukan Imperium Persia. Saat kedua belah pasukan bersiap memulai pertempuran, pasukan umat Islam dikejutkan dengan salah satu senjata yang dibawa oleh pasukan Persia. Ternyata membawa seekor singa yang terlatih untuk berperang.

Tanpa peringatan apapun, tiba-tiba singa itu berlari menuju arah pasukan umat Islam. Gerakannya yang cepat dan suara aumannya yang menyeramkan membuat siapapun merasa gentar. Namun tiba-tiba muncul dari barisan pasukan umat Islam, seseorang yang juga berhati singa. Dia berlari menyambut kedatangan singa tersebut. Maka akan segera bertemu seekor singa dan manusia berhati singa sebentar lagi.

Saking cepatnya berlari, tidak dapat dipastikan siapa di antara keduanya yang paling cepat. Saking beraninya menghadapi singa, seakan singapun mulai gentar untuk menghadapi manusia ini. Kalau tidak tercatat dalam sejarah, mungkin tidak ada orang yang bisa percaya dengan peristiwa itu. Seorang muslim yang bertarung dan melumpuhkan seekor singa.

Kedua belah pasukan menunggu dengan penuh ketegangan sebuah pertarungan yang akan segera terjadi. Dan benar, manusia itu melompat dan menerkam layaknya singa yang menerkam mangsanya. Beberapa tusukan senjata tajam dilesatkannya hingga singa itu terluka parah dan roboh. Saat itulah rasa gentar merasuki hati pasukan Persia, bagaimana mungkin mereka akan menghadapi pasukan pemberani yang tidak gentar melawan seekor singa. Dialah Hasyim bin Utbah bin Abi Waqash.

Maka benarlah, umat Islam mengalahkan pasukan Persi dengan sangat telaknya. Pasukan kocar-kacir hingga akhirnya pasukan umat Islam bisa menguasai wilayah Persia. Datanglah panglima umat Islam, Saad bin Abi Waqash mencium kepala Hasyim sebagai ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas keberaniannya yang luar biasa dalam perang itu. Seorang muslim yang bertarung dan melumpuhkan seekor singa (sof1/www.mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.