SEJARAH

Inspiring Hijrah

Di saat para pemuda Quraisy mengepung rumah Rasulullah saw., di saat yang sama ternyata Allah Taala sedang menyiapkan pesta penyambutan di Madinah.

mukjizat.co – Tanpa ada masa gelap Mekah, takkan ada fajar terang bagi dunia.

Berhijrah adalah tekad dan persiapan, tanpa menunggu-nunggu pertolongan dan mukjizat.

Malam-malam panjang menahan rasa lapar di celah Bani Hasyim berujung masuknya hidayah kaum penolong di Aqabah.

Sempitnya Mekah membawa fikiran tentang luasnya dunia yang juga memerlukan cahaya.

Hebatnya dakwah Mush’ab, hanya satu tahun bisa menyiapkan Madinah untuk menyambut Rasulullah saw., membuat para juru dakwah hari ini berfikir “Apa yang telah mereka lakukan dan hasilkan?”

Sungguh beruntungnya Abu Bakar ra. memiliki keluarga pejuang. Ayah menemani Rasululullah saw.; ibu mengatur rumah; anak laki-laki mengawasi dan membawakan berita; anak perempuan mengantarkan makanan. Adakah saat ini keluarga dakwah selengkap ini?

Dakwah tanpa perencanaan akan segera sirna; membangun peradaban sangatlah berbeda dengan ceramah dan pidato.

Di saat musuh serius menyempitkan ruang gerak dakwah, di saat itu pulalah di tempat lain Allah Taala sedang menyiapkan ruang gerak yang sangat luas.

Tanpa darah syuhada seperti Sumayyah dan Ammar, takkan ada sejarah emas Andalusia dan Konstantinopel.

Disiksanya Rasulullah saw. dan para sahabat di Mekah ternyata untuk membuka dan mengantar hidayah kepada Raja Habasyah.

Di saat para pemuda Quraisy mengepung rumah Rasulullah saw., di saat yang sama ternyata Allah Taala sedang menyiapkan pesta penyambutan di Madinah.

Abdullah bin Uraiqith musyrik; Suraqah bin Malik musyrik. Kehendak Allah Taala-lah yang bisa membuat orang kafir turut menolong agama-Nya.

Kenapa para musyrikin pengejar bisa sampai ke pintu gua Tsur? Agar ujian semakin sempurna; agar tawakkal semakin benar; agar kemenangan semakin lengkap.

Ummu Salamah ra. terbebas di Mekah, sampai di Madinah dengan diantar seorang musyrik berjiwa pembela kebaikan. Muslimah saat ini harus berhijrah karena kekejaman kafir dan juga sesama Muslim.

Suhaib Ar-Rumia merelakan seluruh hartanya demi bisa berhijrah. Apa yang didapatkannya? Sepotong ayat  Al-Quran tentang dirinya yang akan terus dibawa seluruh Muslim hingga Hari Kiamat. (sof1/mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.