Al-Quran BAHASA

Arti di Balik Nama-nama Bulan Hijriah

Kalender Hijriah atau Kalender Islam adalah kalender yang menjadikan peristiwa hijrah Rasulullah saw. sebagai patokan kalender Islam. Sehingga hijrah beliau pada tahun 622 M adalah tahun 1 H.

mukjizat.co – Kalender Hijriah atau Kalender Islam adalah kalender yang menjadikan peristiwa hijrah Rasulullah saw. sebagai patokan kalender Islam. Sehingga hijrah beliau pada tahun 622 M adalah tahun 1 H. Penetapan ini dilakukan oleh Khalifah Umar bin Khattab ra. pada tahun 637 M.

Sementara itu, nama-nama bulan dalam tahun Hijriah sudah digunakan bangsa Arab sebelum kedatangan Islam. Karena menggunakan peredaran bulan, maka umur bulan dalam kalender ini adalah 29 dan 30 hari, dan umur tahunnya adalah 354 hari. Berbeda dengan penghitungan dalam Kalender Masehi dengan selisih 11 hari.

Berikut nama-nama bulan dalam Kalender Hijriah beserta latar belakang penamaannya:

Muharram: bulan pertama. Salah satu dari empat bulan haram. Dinamakan demikian karena bangsa Arab sebelum Islam mengharamkan perang dalam bulan ini.

Shafar: bulan kedua. Disebut Shafar, yang berarti kosong, karena perkampungan bangsa Arab kosong dari penduduknya yang berangkat perang ke wilayah lain. Bisa juga disebabkan bangsa Arab memerangi suku-suku lain, dan membiarkan suku-suku yang kosong hartanya.

Rabi’ul Awal: bulan ketiga. Karena saat dinamakan, sedang berlangsung musim semi.

Rabi’ul Akhir: bulan keempat. Karena berlangsung setelah Rabi’ul Awal.

Jumadal Ula: bulan kelima. Artinya membeku. Dinamakan demikian karena saat dinamakan, sedang berlangsung musim dingin.

Jumadal Akhirah: bulan keenam. Karena berlangsung setelah Jumadal Ula.

Rajab: bulan ketujuh. Salah satu bulan haram. Artinya melepaskan. Dinamakan demikian, karena tombak-tombak dilepas matanya mengingat tidak ada perang saat itu.

Sya’ban: bulan kedelapan. Dinamakan demikian karena orang-orang pergi berpencar, bisa untuk mencari wilayah kaya air, atau untuk berperang.

Ramadhan: bulan kesembilan. Bulan kesembilan. Dinamakan demikian karena saat itu sedang terjadi musim panas yang sangat terik.

Syawal: bulan kesepuluh. Artinya berkurang. Dinamakan demikian karena induk unta kekurangan air susunya, atau mengering karena sedang bunting.

Zulqaidah: bulan kesebelas. Ini adalah salah satu bulan haram. Artinya duduk. Karena bangsa Arab, duduk-duduk di rumah dan tidak berperang.

Zulhijjah: bulan kedua belas. Salah satu bulan haram. Dinamakan demikian karena bangsa Arab pergi haji sebelum Islam. (sof1/www.mukjizat.co)

Silahkan dibagikan artikel ini jika bermanfaat, terima kasih.