Rasulullah Sedih Saat Umat Islam Mempersulit Diri

0 komentar 505 kali dilihat

mukjizat.co – Kasih sayang Rasulullah saw. kepada umatnya ternyata luar biasa. Jauh melebihi yang dibayangkan kebanyakan orang. Saking sayangnya beliau, umat Islam dilarang mempersulit diri dalam mengamalkan Islam. Islam adalah agama yang mudah, jangan dibuat sulit. Allah Taala berfirman:

“Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.” [At-Taubah: 128]

Ada ulama tafsir yang memahami kata “berat terasa olehnya penderitaanmu” dengan kesedihan Rasulullah saw saat ada umatnya yang menderita lantaran melaksanakan ajaran Islam yang dipahami dengan pemahaman yang sulit. Sebaliknya Rasulullah saw. senang jika Islam dipahami dengan mudah sehingga semua orang bisa mengamalkannya. Banyak sekali tuntunan beliau agar kita mempermudah pemahaman keislaman kita:

“Wahai sekalian manusia, jauhilah bersikap ekstrem dalam beragama. Karena hal itu menjadi sebab hancurnya umat-umat sebelum kalian.” [Shahih setingkat riwayat Muslim].

“Celakalah orang yang memaksakan (berlebih-lebihan dari batas dalam ucapan dan perbuatan).” [HR. Muslim].

“Janganlah kalian memberat-beratkan kepada kalian, maka kalian akan benar-benar diberatkan. Sebelum kalian ada kaum yang memberat-beratkan kepada diri mereka, sehingga mereka pun diberatkan. Lihatlah sisa-sisa mereka di tempat-tempat ibadah itu. “Kerahiban yang mereka buat-buat, padahal tidak kami wajibkan kepada mereka.” [HR. Ibnu Katsir].

“Orang yang memaksakan lari kudanya, maka tidak akan sampai tujuan, dan akan kehilangan kendaraan.” [HR. Baihaqi].

“Pikullah amalan yang kalian mudah melaksanakannya. Karena Allah swt. tidak akan bosan (memberi kemurahan-Nya) sampai kita bosan (beribadah kepada-Nya). Sesungguhnya amalan yang paling Allah swt. cintai adalah yang bertahan lama, walaupun kadarnya sedikit.” [HR. Abu Daud].

“Setiap amalan itu ada puncak semangat dalam melakukannya. Setiap puncak itu ada menurunnya. Orang yang turunnya kepada sunnah, maka masih mendapat hidayah. Sedangkan orang yang turunnya kepada selain itu, maka dia tersesat.” [HR. Thabrani].

“Sesungguhnya agama itu mudah. Setiap orang yang membuatnya berat, pasti akan kalah sendiri. Oleh karena itu, tetaplah dalam kebenaran (tanpa kurang dan berlebih-lebihan), dekat-dekat sajalah ke amalan yang sempurna, bergermbiralah (dengan pahala surga, jika bertahan dengan amalan kebaikan tersebut).” [HR. Bukhari].

“Sesungguhnya ada hak Allah swt. yang wajib kamu tunaikan; hak dirimu yang wajib kamu tunaikan; dan hak isterimu yang wajib kamu tunaikan. Maka tunaikanlah hak kepada yang berhak mendapatkannya.” [HR. Bukhari]. (sof1/mukjizat.co)

Tinggalkan Komentar Anda