Gempa Bumi, Apa Sikap Kita?

0 komentar 282 kali dilihat

mukjizat.co – Bumi yang kita tempati adalah nikmat yang sangat besar dari Allah Taala. Dialah yang telah membuat kita bisa hidup dengan tenang di atas punggungnya. Kalau pun meninggal, jasad kita pun ditanam di dalamnya. “Bukankah Kami menjadikan bumi (tempat) berkumpul, orang-orang hidup dan orang-orang mati?” [Al-Mursalat: 25-26]. “Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya.” [Al-Mulk: 15].

Kasih sayang Allah Taala-lah yang telah menjadikan bumi menyimpan segala yang dibutuhkan manusia. Lalu bumi dijadikan-Nya tenang dan stabil sehingga manusia bisa mendirikan bangunan-bangunan tempat tinggalnya. Namun kadang-kadang Allah Taala menjadikan bumi ini salah satu tentara-Nya. Bumi bergerak dan bergeser sehingga menimbulkan gempa yang bisa sangat menghancurkan. Itu adalah untuk memberikan rasa takut pada hati hamba-hamba yang dikasihi-Nya, atau untuk menghukum orang-orang yang telah berbuat jahat. “Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri. Dan itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia.” [Al-Muddatsir: 31].

Ketika mendapati kejadian seperti ini, seorang Muslim selayaknya merenung dan mengambil pelajaran. Renungannya itu hendaknya didasarkan kepada akidah yang kuat di dalam hati dan berpengaruh pada persepsinya tentang alam semesta. Hati seorang Muslim selalu terkait dengan Allah Taala; kenikmatan maupun musibah diyakininya terjadi atas kehendak Allah Taala.

Bagi seorang Muslim, bumi dan segala sesuatu yang berada di alam semesta adalah makhluk yang berada dalam genggaman Allah Taala. Apa pun yang dikehendaki-Nya pada alam itu pasti akan terjadi.

Seorang Muslim pasti sudah meyakini bahwa yang berkuasa menjadikan sesuatu itu bermanfaat atau berbahaya hanyalah Allah Taala. Dia-lah yang Maha berkehendak menjadikan peristiwa-peristiwa itu berbahaya atau bermanfaat bagi kita. Segala sesuatu yang dikehendak-Nya menimpa kita pasti akan menimpa, bagaimanapun usaha kita menghindarinya. Sebaliknya, segala sesuatu yang dikehendaki-Nya tidak menimpa kita pasti tidak akan menimpa kita sedekat apapun kita dengan bahaya tersebut.

Hati seorang Muslim pasti akan terpengaruh kuat dengan ayat-ayat kauniyah (tanda-tanda kekuasaan Allah Taala di alam semesta). Peristiwa-peristiwa luar biasa di alam semesta tentunya akan menghidupkan kembali hatinya, memperbaharui imannya, dan membuatnya kembali terhubung dengan Allah Taala.

Bagi seorang Muslim, gempa bumi adalah salah satu kejadian alam semesta yang sangat besar dan mengerikan. Kita pun takut. Seperti itulah tujuan Allah Taala mengadakannya. “Dan Kami tidak memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakuti.” [Al-Isra’: 59]. Sementara Allah Taala Maha Kuasa mendatangkan hal yang lebih besar lagi. “Katakanlah: “Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebahagian) kamu keganasan sebahagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar mereka memahami (nya).” [Al-An’am: 5].

Gempa dan kejadian-kejadian serupa menunjukkan Allah Taala adalah Maha Besar dan Perkasa. Sementara penduduk bumi, sekuat apapun dia, adalah lemah dan tidak mempunyai daya upaya. Bagaimana tidak, hanya dalam hitungan detik, gempa bisa mengorbakan ratusan ribu orang. Lalu apa yang akan dilakukan manusia saat terjadi gempa hari Kiamat? “Apabila terjadi hari kiamat, terjadinya kiamat itu tidak dapat didustakan (disangkal). (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain), apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya, dan gunung-gunung dihancur luluhkan sehancur-hancurnya, maka jadilah dia debu yang beterbangan.” [Al-Waqi’ah: 1-6].

Marilah kita bantu saudara kita di Aceh yang sedang diuji Allah Taala dengan gempa. (sof1/mukjizat.co)

Tinggalkan Komentar Anda