(Foto) Israel Dilanda Kebakaran Hebat, Korban Mulai Berjatuhan

0 komentar 362 kali dilihat

mukjizat.co – Kebakaran hebat melanda beberapa wilayah di tanah jajahan Israel. Tidak hanya kawasan perhutanan, kini juga sudah merembet ke wilayah-wilayah pemukiman ilegal Yahudi. Cuaca kering dan angin kencang dituduh sebagai penyebab utamanya. Pemerintah penjajah kewalahan, dan terpaksa meminta bantuan beberapa negara lainnya. Turki, Yunani, Ciprus, dan Italia.

Seperti dilansir Mokhtasr, Kamis (24/11/2016) kemarin, pemerintah penjajah telah menetapkan status darurat satu dalam menghadapi kebakaran ini. Disebutkan juga korban mulai berjatuhan. Tercatat 370 terluka, 172 kasus pingsan, dan 197 terluka karena panas yang berlebihan. Saat ini suhu di Israel mencapai lebih dari 50 derajat Celcius. Ini adalah suhu tertinggi sejak tahun 1988 yang silam.

Dikabarkan juga sebuah pangkalan militer, Yair Naweh, juga sudah mulai dilahap api. Komandan militer telah mengeluarkan instruksi mengosongkan lokasi tersebut untuk menghindari jatuhnya korban.

Hingga kemarin, jumlah kebakaran mencapai 220 titik. Sebanyak 107 operasi pemadaman telah dilakukan dari udara dengan menjatuhkan lebih dari 50 ton zat pemadam api.

Sementara itu, di dunia maya, terutama situs jejaring sosial Twitter, mulai ramai dengan hashtag #israelterbakar. Ada komentar-komentar yang mendukung dan menyemangati rakyat Israel, namun banyak juga yang hanya hanya menuliskan ayat Al-Quran. Di antara ayat yang dicantumkan adalah:

“Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang lalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak.” [Ibrahim: 42].

“Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat.” [Al-Baqarah: 114].

Hal itu karena kebakaran terjadi beberapa hari setelah pensahan undang-undang yang melarang mengumandangkan adzan dengan pengeras suara. Undang-undang ini dibahas di Knesset menyusul demonstrasi yang dilakukan di pemukiman Yahudi. Mereka merasa terganggu dengan suara adzan yang berasal dari masjid-masjid. (sof1/mukjizat.co)

Tinggalkan Komentar Anda