(Video) Inilah yang Terjadi di Palestina Saat Disahkannya Undang-undang Pelarangan Adzan

0 komentar 1236 kali dilihat

mukjizat.co – Pemerintah penjajah Israel, Ahad (13/11/2016) yang lalu mensahkan undang-undang yang dikenal media dengan sebutan “undang-undang muadzin”. Pensahan ini memancing kemarahan rakyat Palestina dan lembaga-lembaga HAM. Dengan disahkan, maka pengumandangan adzan di kota Al-Quds dan wilayah jajahan Israel tahun 1948 tidak lagi diperbolehkan dengan pengeras suara.

Memang undang-undang juga mencakup seluruh tempat ibadah tidak hanya masjid, tapi umat Islam merasa bahwa undang-undang itu menarget mereka. Karena tidak ada pemeluk agama lain yang menggunakan adzan dan pengeras suara untuk menandakan datangnya waktu ibadah. Kalaupun ada, Yahudi hanya menggunakannya pada malam sabtu, dan Kristen pada hari ahad.

Tidak heran jika kemudian umat Islam memprotesnya dengan melakukan unjuk rasa. Bahkan seorang anggota legislatif dari warga Arab, Ahmad Tibi, memprotes undang-undang tersebut dengan mengumandangkan adzan di mimbar Knesset.

Sementara warga Palestina, mereka melawan undang-undang ini dengan naik ke atap-atap rumah mereka, dan mengumandangkan adzan bersaut-sautan. Terdengarlah suara adzan di langit Palestina.

Dalam pandangan umat Islam, Palestina adalah tanah suci yang saat ini sedang dijajah oleh Yahudi Israel. Bahkan ke wilayah inilah Rasulullah saw. melakukan isra’ seperti difirmankan dalam Al-Quran, “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” [Al-Isra’: 1].

Sedangkan warga Palestina disebutkan Rasulullah saw. sebagai sekelompok umat Islam yang akan terus setia memperjuangkan kemerdekaan tanah suci itu, walaupun kebanyakan orang meninggalkan mereka, “Akan ada sekelompok umatku yang tetap kuat memegang kebenaran, kuat melawan musuh-musuhnya, dan tidak akan tertimpa apa-apa dari orang yang menentang mereka, selain kesulitan-kesulitan fisik. Demikian seterusnya hingga datang kemenangan dari Allah Taala, dan mereka tetap istiqamah. Mereka ada di kota Al-Quds dan sekitaran Al-Quds.” [HR. Ahmad]. (sof1/mukjizat.co)

 

Tinggalkan Komentar Anda