(Video) Bagi yang Masih Malas Baca Al-Quran, Lihat Ini

0 komentar 767 kali dilihat

mukjizat.co – Pendengaran adalah nikmat yang sangat besar dari Allah Taala. Indra ini, ditambah penglihatan, yang menjadi pintu masuk segala macam pengetahuan yang berguna bagi manusia. Termasuk juga pengetahuan untuk bisa terampil berbicara. Untuk bisa berbicara dengan baik mutlak diperlukan pendengaran yang baik pula. Lihatlah anak-anak yang tumbuh di lingkungan yang diacuhkan dan didiamkan, kemampuan berbicaranya tidak berkembang dengan baik.

Hal inilah yang kiranya dialami oleh seorang wanita bernama Rebecca. Wanita yang kini telah cukup berumur ini sudah tidak bisa mendengar sejak dilahirkan dalam keadaan. Dari bayi, Rebecca tidak memberikan reaksi ketika diajak bicara. Hingga ketika berumur 3 tahun, dokter memvonisnya tidak akan pernah bisa mendengar.

Karena kekurangan dalam indra pendengaran ini, Rebecca juga mempunyai masalah dalam berbicara. Rebecca tumbuh sebagai seorang gadis yang bisu. Ternyata Allah Taala berkehendak untuk memberinya hidayah. Rebecca menjadi seorang Muslimah. Bahkan bukan hanya itu, Rebecca juga menjadi seorang da’iyah, mengajak rekan-rekannya sesama penderita tuna rungu untuk mengenal Allah Taala.

Dalam sebuah video Youtube yang diangkat oleh Fahad Al-Kandary, menayangkan bincang-bincang antara dirinya dengan Rebecca. Kata Al-Kandary, “Aku mencoba membacakan Al-Quran kepadanya. Lalu tanyakan apa kesannya. Jawaban dia, hanya tidak bisa mendengar apa-apa, hanya melihat wajah. Namun Rebecca benar-benar sangat ingin mendengar bacaan Al-Quran.”

Al-Kandary meminta Rebecca mencoba membacakan Al-Quran. Rebecca pun mencoba membaca surat Al-Ikhlas dengan suara yang tidak jelas. Tangannya menunjuk-nunjuk ke mulutnya seperti sedang berbicara dengan bahasa isyarat. Gerakannya menunjukkan dia sudah paham makna surat Al-Ikhlas, tapi tidak bisa mengucapkannya karena memang bisu.

Berulang Rebecca mencoba membacanya lagi dengan suara yang lebih jelas. Dimulai dengan membaca basmalah. Di sinilah Al-Kandary merasa sangat terharu. Peraih juara pertama dunia dalam hafalan Al-Quran ini merasa masih sangat kurang dalam membaca Al-Quran dibanding dengan nikmat berbicara yang dimilikinya. Merasa haru, betapa orang seperti Rebecca sangat ingin bisa berbicara, hanya untuk membaca Al-Quran, tapi ternyata tidak mendapatkannya.

Al-Kandary menangis sejadi-jadinya. Baru kali ini dia menangis terharu dan sedih seperti dalam program acaranya. Bahkan Al-Kandary memutuskan untuk tidak melanjutkan segmen itu saking sedihnya.

Tinggalkan Komentar Anda