Enam Negara Eropa Larang Hijab, Tahukah Kamu Bahwa Hijab Itu Pakaian Ratu?

0 komentar 710 kali dilihat
busana muslimah, hijab, niqab, cadar, akhwat muslimah

mukjizat.co – Prancis adalah negara pertama yang secara resmi melarang wanita mengenakan niqab (cadar) di tempat umum. Padahal terdapat sekitar 5 juta Muslim yang hidup di Prancis. Setelah undang-undang diberlakukan, maka wanita yang mengenakan cadar di tempat umum akan dikenakan denda sebesar 150 Euro (IDR 2.2 juta).

Kemudian diikuti oleh Belgia yang juga mengeluarkan sebuah undang-undang yang melarang wanita menutup seluruh tubuhnya sehingga tidak diketahui identitasnya (burka). Hingga kemudian jumlah negara yang melarang wanita mengenakan burka mencapai enam negara.

Ketika mereka mengangkat isu pakaian Muslimah ini, dan mengeluarkan undang-undang yang melarangnya, seakan mereka tidak menyadari bahwa para penguasa Eropa telah meniru umat Islam dalam masalah pakaian, termasuk di dalamnya burka. Di antaranya adalah raja Austria yang memerintahkan istrinya, ratu, untuk mengenakan burka dengan alasan bahwa istri raja tidak boleh dilihat oleh sembarang orang. Hanya raja yang boleh melihatnya.

Dalam sebuah foto yang dikatakan berasal dari tahun 1916, tampak raja Austria, Francis Joseph beserta putri dan istrinya. Yang menarik perhatian adalah, istri Raja Joseph tampak mengenakan burka, pakaian yang biasa dikenakan oleh para wanita Muslimah. Orientasi Raja Joseph adalah bahwa ratu hanya boleh dilihat oleh raja.

Di tahun yang sama, terlihat Kaisar Charles yang berkuasa di Austria menyusul meninggalnya Ratu Zeta. Tampak Ratu Zeta mengenakan penutup kepada seperti jilbab, dalam upacara penguburan pamannya, Franz Joseph, pada tahun 1916. Dalam acara tersebut, banyak juga wanita yang berasal dari kalangan bangsawan yang terlihat menutup seluruh tubuhnya dengan pakaian burka.

Mungkin akan adanya berkomentar bahwa pakaian seperti terlihat dalam foto tersebut adalah pakaian khusus di saat acara berkabung, dan tidak menjadi pakaian yang umum dikenakan para wanita saat itu. Tapi sejarah menyebutkan bahwa orang yang pertama mengenakan seperti pakaian Muslimah adalah Ratu Victoria yang berkuasa di Inggris antara tahun 1877 hingga tahun 1901.

Victoria diketahui mengenakan seperti pakaian Muslimah pada acara-acara tertentu. Namun lambat-laun gaya berpakaian itu menjadi hal biasa yang terlihat dikenakan oleh para wanita pada umumnya di berbagai wilayah di Eropa. (sof1/mukjizat)

Tinggalkan Komentar Anda