Hati-hati, Penguasa Super Kuat Ini Saja Tak Berdaya Hadapi Kuasa Allah Taala

0 komentar 533 kali dilihat

mukjizat.co – Umat Islam diperintahkan untuk meyakini bahwa siapa pun yang berkuasa pasti kekuasaannya adalah pemberian Allah Taala. Dengan mudahnya Allah Taala mencabut kembali kekuasaan itu saat dikehendaki-Nya. Karena Allah Taala Maha Kuasa, tidak ada yang bisa menandingi kekuasaan-Nya. Al-Quran memberikan banyak sekali contoh bagaimana rapuhnya kekuasaan manusia jika melawan kekuasaan Allah Taala. Di antaranya adalah kisah para penguasa Mesiratau yang sering dikenal dengan sebutan Firaun.

Mesir Kuno adalah peradaban yang terbentang sangat panjang dalam sejarah manusia. Beribu-ribu tahun lamanya. Tentunya Allah Taala mengirimkan para nabi untuk mendakwahi mereka. Di antara nabi yang dikenal diutus ke mereka adalah Nabi Yusuf as., Nabi Harun, dan Nabi Musa as. Tidak tertutup kemungkinan ada nabi-nabi lain selain mereka berdua. Banyak sekali peninggalan yang membuktikan kehebatan mereka. Di antaranya adalah piramid yang jumlahnya mencapai puluhan atau bahkan mungkin ratusan yang tersebar di seluruh Mesir dan beberapa negera di sekelilingnya.

Piramid yang terbesar adalah piramid yang terletak di Provinsi Giza. Di lokasi ini terbangun tiga buah piramid, yaitu Khufu (Cheops), Khafre (Rakhaef/Chephren) dan Menkaure (Mycerinus). Namun dari tiga piramid itu, yang terbesar adalah piramid Khufu. Setiap orang yang berada di dekat piramid ini, bisa dipastikan akan berfikir, bagaimana mungkin seorang raja memerintahkan rakyatnya untuk membangun bangun raksasa seperti ini? Apalagi kalau mengetahui bahwa fungsi piramid adalah untuk tempat pemakaman seorang firaun.

Tinggi piramid itu mencapai 146 meter (bandingkan dengan monas yang hanya setinggi 132 meter), dan luas dasarnya mencapai 54 ribu meter. Piramid adalah bangunan yang terdiri dari batu-batu yang disusun ke atas. Jumlah batu yang digunakan untuk membuat piramid ini mencapai 2 juta 300 ribu bongkah batu. Berat keseluruhan batu itu diperkirakan sampai 5 juta 500 ribu ton.

Angka-angka di atas tentunya meninggalkan banyak pertanyaan dalam hati orang yang mengetahuinya. Orang akan bertanya-tanya, bagaimana di zaman itu mereka bisa mendirikan bangunan sebesar itu? Apakah teknologi yang mereka miliki sangat maju melebihi kemajuan teknologi saat ini?

Tapi ada pertanyaan yang lebih penting lagi. Tidakkah berdirinya bangunan seperti ini menunjukkan bahwa penguasanya saat itu adalah seorang yang sangat diktator? Dengan leluasanya dia bisa menganggarkan biaya yang sangat besar hanya untuk membangun tempat penyimpanan mayat mereka. Berapa puluh ribu rakyatnya yang harus dipaksa turut berjibaku membangunnya? Berapa nyawa yang harus melayang selama proses pembangunan?

Setelah itu, para penguasa ternyata membuat kerusakan dengan menolak dan memusuhi dakwah para nabi yang diutus kepada mereka. Di antara kerusakan paling besar yang mereka lakukan adalah memaksa rakyat untuk menyekutukan Allah Taala, pencipta langit dan bumi.

Kekuasaan telah membuat mereka sombong sehingga tidak menggubris peringatan dan kabar gembira dari pada nabi, maka tibalah saatnya diturunkan azab siksaan dari Allah Taala:

“Dan kaum Firaun yang mempunyai pasak-pasak (tentara yang banyak atau piramid), yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri, lalu mereka berbuat banyak kerusakan dalam negeri itu, karena itu Tuhanmu menimpakan kepada mereka cemeti azab, sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi.” [Al-Fajr: 10-14]. (sof1/mukjizat.co)

Tinggalkan Komentar Anda