Pahlawan yang Mengirim Pesan dari Surga

0 komentar 400 kali dilihat

mukjizat.co – Hari ini, Kamis (10/11/2016) kita memperingati Hari Pahlawan. Pahlawan adalah orang-orang yang gugur saat memperjuangkan kemerdekaan. Bangsa Indonesia sangat berhutang jasa kepada mereka. Karena tanpa kemerdekaan, rakyat Indonesia di antaranya tidak akan bisa merasakan kebebasan dalam beribadah dan melaksanakan kewajiban-kewajiban agama.

Dalam Al-Quran dipahami bahwa orang yang gugur dalam perjuangan dan mendapatkan kesyahidannya tidaklah mati. Mungkin mereka meninggalkan dunia, tapi tidak mati sehingga tidak bisa merasakan apa-apa. Mereka masih hidup dan mendapatkan karunia dari Allah Taala. Hidup bahagian di Akhirat.

Orang yang meninggal dunia setelah rela berjuang dan berani menantang segala bahaya seperti orang yang telah lulus ujian. Mereka bergembira. Seakan telah mengetahui hal-hal yang tidak kita ketahui. Mengetahui bahwa apa-apa yang kita takutkan ternyata tidak seperti yang kita kira.

Sehingga mereka pun ingin kita mengikuti langkah mereka; menghilangkan keraguan sehingga rela berjuang dan berani menantang segala bahaya. Karena bahaya terbesar, yaitu kematian, sebenarnya tidak seperti yang kita takutkan selama ini, asal kematian itu kita jemput dengan cara yang indah. Mati untuk hal yang sangat besar dan pantas diperjuangkan.

Seakan mereka yang saat ini sudah berada di surga menyatakan kepada kita bahwa perjuangan tidak boleh berhenti. Karena musuh yang membahayakan negara dan bangsa ini akan selalu ada. Jika api semangat perjuangan sudah kita padamkan, siapa lagi yang akan menghadapi mereka? Relakah kita negara yang besar ini diinjak-injak dengan penuh kehinaan?

Mereka juga berpesan, jalan perjuangan adalah pilihan yang paling tepat. Tidak perlu ada rasa takut kepada masa depan; tidak perlu ada rasa sedih terhadap apa yang telah terjadi. Masa depan di tangan Pengatur alam semesta, Allah Taala. “Perjuangan tidak akan mengurangi rezeki dan tidak pula memperpendek umur,” seperti yang dikatakan rasul kita. Sedangkan kondisi sulit, musibah yang menimpa kita tidak lain adalah tabungan yang akan membahagiakan kita dalam kehidupan abadi kelak.

Mereka ingin kita mengetahui dan meyakini bahwa saat ini terdapat banyak sekali kenikmatan yang sudah disiapkan untuk mereka yang mau berjuang. Balasan yang sangat besar dibandingkan pengorbanan yang kita berikan. Semuanya dicatat Allah Taala, besar-kecilnya. Balasannya akan diberikan dalam jumlah dan kualitas yang jauh lebih besar lain. Sehingga mereka pun sebenarnya ingin dikembalikan lagi ke dunia. Ingin dikeluarkan dari surga. Bukan untuk apa. Untuk kembali berjuang, berkorban dan menjemput ajal dengan cara yang paling indah.

Pesan para pahlawan itu ternyata benar-benar telah disampaikan kepada kita. Allah Taala lah yang telah menyampaikannya dalam Al-Quran:

“Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.” [Ali Imran: 169-171] (sof1/mukjizat.co)

Allahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar… Merdeka…

Tinggalkan Komentar Anda