Hari Kiamat, Beda Nama Beda Rasa

0 komentar 390 kali dilihat
al-quran, hari, kiamat, nama, variasi, dahsyat, ngeri, takut, surga, neraka, kekal

mukjizat.co – Kehidupan dunia bukanlah segala-galanya. Hidup setiap manusia di dunia pasti akan berakhir. Namun seringkali manusia terlupa dengan kepastian ini. Kesibukan mengejar kenikmatan dunia membuat kepastian mereka akan meninggalkan dunia surut di pikiran dan hati mereka. Padahal kehidupan Akhirat yang kekal abadi dalam kenikmatan atau penderitaan harusnya lebih mendapatkan prioritas perhatiannya.

Karena itulah, Al-Quran memberikan perhatian yang sangat besar terhadap iman kepada Hari Akhirat. Dalam setiap halaman Al-Quran pasti ada ayat yang menyinggungnya. Bahkan Al-Quran membuat variasi dalam menyebut nama kehidupan akhir ini. Ternyata masing-masing nama yang dipakai memberikan makna dan pengaruh yang berbeda dalam hati umat Islam. Berikut di antara nama Hari Akhirat tersebut.

Yaumul Khuruj: dikeluarkan dari kubur. Keluar dari alam kubur menuju kehupan yang baru.

Yaumul Ba’tsi: kebangkitan. Semua manusia akan dibangkitkan dari alam kuburnya. Kehidupan baru akan dimulai setelah kematian mereka.

Yaumul Hasyr: digiring. Setelah dibangkitkan dari kuburnya, seluruh manusia akan digiring untuk dikumpulkan di Padang Mahsyar.

Yaumul Jam’i: dikumpulkan. Seluruh manusia dari segala zaman akan dikumpulkan dalam sebuah padang yang sangat luas. Hanya Allah Taala yang mengetahui berapa jumlah mereka.

Yaumul Fashli: penentuan. Akan ada putusan yang adil dalam setiap perkara yang terjadi antar manusia di dunia.

Yaumul Qiyamah: berdiri untuk pertanggung-jawaban. Semua manusia akan mempertanggung jawabkan seluruh perbuatannya di dunia.

Yaumud Din: pembalasan. Semua manusia akan mendapatkan balasan. Kebaikan akan dibalas surga, keburukan akan dibalas neraka. Tidak ada yang bisa lari dari pembalasan seperti di dunia ini.

Yaumul Hasrah: penyesalan. Seluruh manusia akan menyesali kesempatan yang diberikan di dunia. Yang berbuat buruk menyesali kenapa tidak berbuat baik? Yang berbuat baik menyesali kenapa tidak berbuat lebih baik? Penyesalan itu muncul karena manusia merasa rugi, modal yang diberikan tidak memberikan hasil yang sepadan.

Yaumul Khulud: kekal. Seluruh manusia akhirnya akan kekal di dalam surga atau di dalam neraka.

Yaumul Akhir: kehidupan terakhir. Kehidupan terakhir karena tidak lagi ada kematian. Sehingga kehidupan baru setelah kehidupan di dunia adalah kehidupan yang kekal.

Darul Qarar: negeri tempat menetap. Manusia sudah berpindah dari negeri dunia ke negeri Akhirat. Tidak ada lagi negeri setelah itu. Manusia menetap di sana selamanya.

Ad-Darul Akhirah: negeri yang abadi. Negeri dunia berakhir dengan kematian, sedangkan negeri akhirat tidak akan pernah berakhir. Negeri ini abadi.

Yaumul Hisab: perhitungan. Semua perbuatan manusia yang telah dicatat dengan teliti akan dihitung. Orang yang timbangan kebaikannya lebih banyak daripada timbangan keburukannya adalah orang yang beruntung.

Yaumul Wa’id: ancaman. Orang benar-benar akan merasakan semua yang telah Allah Taala sampaikan dalam Al-Quran. Kabar sudah menjadi kenyataan.

Yaumut Taghabun: waktu ditampakkan kesalahan-kesalahan. para penduduk neraka merasa rugi setelah melihat orang-orang yang mereka kenal mendapatkan surga, sedangkan mereka harus mendapatkan neraka. Mirip dengan orang yang merasa tertipu dalam jual-beli mereka.

Yaumul Azifah: dekat. Waktu kedatangannya adalah sangat dekat. Semua manusia harus menyiapkan diri menghadapinya. Jika sewaktu-waktu terjadi, dirinya dalam keadaan terbaik di mata Allah Taala. Meninggal dalam keadaan husnul khatimah.

Yaumut Talaqi: pertemuan. Pertemuan antara manusia dan Penciptanya, penduduk bumi dan penduduk langit, generasi awal dan generasi akhir, orang yang terzhalimi dan penzhalimnya, orang dan amal perbuatannya, dan sebagainya. Semua itu akan dipertemukan.

As-Sa’ah: saat-saat akhir keberadaan dunia, kiamat itu akan datang dengan tiba-tiba. Seluruh manusia sedang mendekati saat yang sudah dekat itu, sadar ataupun tidak. Banyak orang tidak menyadarinya walaupun peristiwa yang akan terjadi saat itu sungguh sangat dahsyat mengerikan.

Al-Waqi’ah: pasti terjadi. Sudah Allah Taala tentukan waktu terjadinya. Tapi hanya Dia yang mengetahuinya. Hanya dikabarkan bahwa waktunya sudah dekat, dan datangnya akan tiba-tiba.

Ghasyiah: melalap dan menyelimuti. Kedahsyatan hari itu menyelimuti semua manusia secara menyeluruh. Di neraka, siksaan benar-benar menyelimuti penduduknya. Seluruh bagian dirinya merasakan kesakitan, tidak ada bagian yang terlewatkan.

Shakhah: membuat tuli. Sangkakala yang ditiup pada hari itu terdengar sangat keras sehingga seakan-akan membuat telinga tuli.

Al-Qari’ah: memukul dengan keras. Terjadi dentuman yang sangat keras. Bisa berasal dari tiupan sangkakala, bisa juga benda-benda langit yang sangat besar menumbuk bumi.

Thamah Kubra: mengalahkan segala yang besar. Segala masa sulit yang pernah dialami manusia tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kesulitan yang ada pada hari itu.

Al-Haqqah: penerimaan hak. Segala sesuatu akan nampak kenyataannya. Akan nampak bahkan apa yang tersembunyi di dalam hati. Maka semua pun akan mendapatkan apa yang menjadi haknya. (sof1/mukjizat.co)

Tinggalkan Komentar Anda