(Video) Uji Coba: Ternyata Non Muslim Juga Bisa Bedakan Antara Al-Quran dan Perkataan Biasa

0 komentar 280 kali dilihat

mukjizat.co – Al-Quran adalah firman Allah Taala. Bukan sembarang bacaan. Jika didengarkan, ada perasaan yang masuk ke dalam hati. Seorang Muslim mungkin biasa mengalami hal tersebut karena dia memang mengimani apa yang sedang dibacanya, dan meyakini keagungan Allah Taala yang sedang berfirman kepadanya.

Tapi ternyata tidak hanya Muslim saja yang bisa merasakan hal itu. Keagungan Al-Quran juga bisa dirasakan oleh orang yang tidak beriman kepada Allah Taala, tidak beriman dengan Al-Quran, dan tidak mengetahui perkataan apa sebenarnya yang sedang didengarnya.

Seorang ulama dan dai yang dikenal luas di dunia Islam, Syaikh Muhammad Al-Arifi, melakukan sebuah percobaan. Al-Arifi menjumpai seorang presenter terkenal di Jepang yang juga seorang non Muslim, tidak mengenal Al-Quran, dan tidak mengenal bahasa Arab.

Percobaan yang dilakukannya adalah dengan meminta presenter Jepang itu untuk membedakan antara dua bacaan yang akan disampaikan kepadanya. Al-Arifi tidak membedakan cara membaca keduanya. Keduanya dibaca dengan tanpa intonasi tertentu.

Bacaan pertama yang disampaikan Al-Arifi adalah Al-Quran surat Maryam ayat 2-6: “(Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria, yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut. Ia berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang istriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putra, yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridhai”.

Sementara bacaan kedua berbunyi: “Kami datang ke sini. Kemudian bertemu dengan kalian di tempat ini. Kita semua duduk-duduk di waktu ini. Kami betah dan senang bercakap-cakap dengan kalian. Sebentar lagi kami akan meninggalkan kalian.”

Ketika ditanya komentarnya, presenter Jepang mengatakan, “Bacaan pertama sangat menyentuh. Ada perasaan aneh yang merasuk ke hatiku. Lantunan muskinya juga sangat kuat. Sedangkan bacaan kedua, aku kira kata-katanya mungkin sama saja dengan yang pertama, tapi mungkin itu perkataan biasa.”

Ketika ditanya tentang bacaan mana yang lebih membuat hatinya bereaksi, dia menjawab, “Bacaan pertama yang memasukkan perasaan aneh.” Al-Arifi pun berkomentar, “Subhanallah, bacaan pertama adalah firman Allah Taala yang berasal dari Al-Quran. Sedangkan bacaan kedua adalah perkataanku, perkataan manusia biasa.” (sof1/mukjizat.co)

Tinggalkan Komentar Anda