(Video) Anak Mukjizat Ini Bernama Jihad Al-Maliki, Imam As-Sudais Pun Harus Menciumnya

0 komentar 409 kali dilihat
Video Anak Mukjizat Jihad Al-Maliki, Imam As-Sudais

mukjizat.co – Selalu saja orang yang membuktikan bahwa Al-Quran adalah kitab Allah Taala. Sebuah kitab yang Allah Taala janjikan akan dipelihara keutuhannya hingga akhir kehidupan. Demikian juga dengan hadits Nabi saw. yang juga merupakan wahyu dari Allah Taala.

Kalau bukan kitab dari Allah Taala, akankah Al-Quran bisa dihafalkan demikian banyak umat Islam? Kembali lagi publik dikejutkan dengan prestasi seorang anak kecil yang bisa menghafalkan Al-Quran. Tidak hanya menghafalnya, tapi juga menghafal nama surat dan nomor ayatnya. Bahkan ditanya ayat sebelumnya, terus ke belakang.

Namanya Jihad bin Mutib Al-Maliki (14 tahun). Ketika lahir harus diletakkan di inkubator selama sebulan penuh karena lahir prematur. Lalu karena ada malpraktek, Jihad harus kehilangan nikmat penglihatan. Dari lahir hingga sekarang, Jihad pun tidak bisa melihat apapun.

Sejak umur lima tahun, Jihad sudah dimasukkan ke taman tahfizh Al-Quran. Dalam waktu yang sangat singkat, ternyata Jihad sudah bisa menghafalkan 7 juz dengan hafalan yang sangat kuat. Kekuatan hafalannya saat itu terbukti dengan hafalnya pada nama-nama surat dan nomor untuk ayat yang sedang dibacanya.

Karena kekuatan inilah, Jihad yang lahir di kota Riyadh, harus hijrah ke kota hijrah Rasulullah saw, Al-Madinah Al-Munawwarah. Di kota suci inilah, Jihad menghafalkan 23 juz yang tersisa. Setelah beberapa kali ujian, Jihad juga berhasil meraih ijazah sanad yang menghubungkan bacaannya hingga sampai kepada Rasulullah saw. Kini tidak hanya hafal Al-Quran, Jihad juga hafal beberapa buku hadits seperti Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Abu Daud, dan beberapa lainnya.

Dalam video yang diunggah Abu Zaid, 21/6/2016 yang lalu, terlihat Jihad sedang berada dalam acara perlombaan menghafal Al-Quran dan hadits. Penguji yang merupakan guru besar hadits di Makkah Al-Mukarramah mengajukan pertanyaan dengan menyebutkan akhir ayat, dan Jihad diminta menyebutkan nama surat dan nomor ayatnya. Tidak hanya itu, Jihad diminta membaca ayat sebelumnya. Setelah menjawab, diminta lagi menyebutkan ayat sebelumnya. Sebelumnya… Sebelumnya… Sebelumnya… demikian berulang-ulang, dan Jihad tetap berhasil menjawabnya dengan benar.

Di akhir, pertanyaan Al-Quran, Syaikh menantang hadirin untuk untuk bisa membuat Jihad salah membaca. Orang yang berhasil akan diberi hadiah besar, namun tidak ada yang berani melakukannya.

Lalu Jihad pun harus menghadapi puluhan pertanyaan hafalan haditsnya. Syaikh menyebutkan sepotong hadits, Jihad diminta menyebutkan perawinya, juga menyebutkan di buku apa hadits itu ditulis. Kadang Jihad juga diminta menyempurnakan hadits.

Di akhir perlombaan, para syaikh yang duduk di kursi kehormatan pun menciuminya. Termasuk di antaranya Imam Besar Masjid Al-Haram Makkah, Syaikh Abdurrahman As-Sudais. Subhanallah. (sof1/mukjizat.co)

Tinggalkan Komentar Anda