Dulu Hafalkan Al-Quran di Bawah Tanah, Kini Lahirkan Ribuan Hufazh

0 komentar 169 kali dilihat
markaz al-quran di Turkey

mukjizat.co – Tidak semua umat Islam berkesempatan sama dalam menghafalkan Al-Quran. Ada yang bisa melakukannya dalam suasana kebebasan, namun tak jarang juga orang yang harus berjuang secara sembunyi-sembunyi dalam menghafalkannya.

Selama masa kekuasaan rezim sekular Mustafa Kemal Atatürk, umat Islam di Turki tidak mendapatkan kebebasan dalam melaksanakan ajaran agamanya. Mempelajari dan menghafalkan Al-Quran adalah tindakan yang terlarang.

Namun ada seorang ulama bernama Syeikh Abdullah Ustah Uthman Oglo yang tidak menyerah menghadapi kondisi ini. Uthman Oglo berhasil tumbuh dan berkembang dalam naungan Al-Quran.

Dirinya berhasil mempelajari dan menghafalkan Al-Quran di gua-gua dan di atas pohon. Hal itu untuk menyembunyikan diri dari mata-mata dan tentara Kemalis yang terus mengejar-ngejar para penghafal Al-Quran.

Syeikh yang kini sudah sangat sepuh tapi bersemangat muda ini bercerita, “Suatu hari kami bersama 11 teman sedang belajar Al-Quran bersama seorang imam di masjid. Tiba-tiba, di tengah pelajaran, ada orang yang mengetuk pintu masjid dengan keras. Imam lalu mengeluarkan kami lewat jendela dan menyuruh kami pulang lewat sawah. Orang yang mengetuk pintu masjid itu adalah seorang tentara kemalis.”

Kini Uthman Oglo telah membangun sebuah pusat Al-Quran dengan nama Markaz Jami’ul Ahdhar li Tahfizhil Quranil Karim. Ribuan hufazh telah dilahirkan dari pusat Al-Quran ini. Mereka berasal dari seluruh penjuru Turki, Siprus, Kaukasus, dan Asia Tengah. (sof1/mukjizat.co)

Tinggalkan Komentar Anda