Jilbab, Ketaatan yang Penuh Manfaat

0 komentar 219 kali dilihat
Muslimah berjilbab, jilbab

mukjizat.co – Seluruh yang diperintahkan Allah Taala pasti mengandung kebaikan, sebaliknya semua yang diharamkan-Nya pasti membahayakan. Itu termasuk hal yang harus diyakini oleh setiap Muslim.

Pun demikian ketika Allah Taala memerintahkan para wanita Musliman untuk menutup auratnya dengan berjilbab. Allah Taala berfirman, “Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.” [Al-Ahzab: 59].

Allah Taala lah yang Maha Mengetahui apa yang bermashlahat untuk makhluk ciptaan-Nya. Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan dan rahasiakan); dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui?” [Al-Mulk: 14].

Seperti disebutkan Prof. Dr. Huzaiman Tahido Yanggo, selain mendapatkan pahala karena melaksanakan perintah Allah Taala dan menyelamatkan orang lain dari perbuatan zina, wanita Muslimah mempunyai identitas yang jelas dan tegas sebagai seorang Muslimah. Identitas ini menunjukkan kesederhanaan dan kewibawaan sehingga membuat orang hormat dan segan kepadanya. Karena pakaian ternyata merupakan cermin diri seseorang. Baik dan buruknya.

Selain itu, masih menurut Prof Huzaimah, jilbab ada kaitannya dengan ilmu kesehatan kimia. Menukil hasil penelitian ahli kimia, dikatakan bahwa meskipun rambut memerlukan sedikit oksigen, namun pada dasarnya rambut itu mengandung phaspor, calsium, magnesium, pigmen, dan kholestryl dengan palmitate, sehingga sangat labil terhadap penyinaran dan radiasi. Kondisi ini membuat rambut memerlukan perlindungan, yang ternyata bisa diberikan oleh kain jilbab.

Secara ekonomis, wanita berjilbab juga terhitung bisa menghemat anggaran belanja. Karena wanita yang berjilbab tidak tentunya tidak terlalu membutuhkan alat-alat kosmetika dan model-model pakaian yang selalu berubah-ubah setiap harinya. Tidak seperti wanita lainnya, yang menurut sebuah survei, menghabiskan 20% pemasukannya hanya untuk berdandan.

Penghematan juga terjadi dalam masalah waktu. Tidak banyak waktu yang dihabiskan wanita Muslimah berjilbab untuk berdiri di depan cerminnya. Tidak ada waktu terbuang untuk memulas wajah, menyisir rambut, apalagi kalau harus melakukan rias khusus di salon. Kalau penghematan ini dikalkulasikan dari hari-hari dalam setahun, maka sudah banyak sekali waktu tambahan yang didapatkan oleh Muslimah berjilbab.

Inilah keuntungan dunia yang didapatkan Muslimah berjilbab, sebelum keuntungan akhirat yang tentunya jauh lebih besar lagi. Jadi, mengapa harus ragu-ragu untuk berjilbab? (sof1/mukjizat.co)

Tinggalkan Komentar Anda