Ini yang Akan Terjadi dalam Tubuh Saat Nikmati Pornografi

0 komentar 243 kali dilihat
Bahaya Pornografi

mukjizat.co – Tahukah kamu apa bahaya mengonsumsi materi porno? Apalagi yang bersifat visual ataupun audiovisual. Ketika seseorang sedang asyik dengan pornografi, maka produksi hormon seksual akan berlebihan, lalu muncul keinginan besar untuk melakukan aktifitas seksual. Jaringan syaraf pun akan bekerja dengan keras jika libido seksual tersebut tidak disalurkan. Kondisi ini akan menyebabkan efek negatif pada fisik, termasuk di dalamnya berbagai penyakit jantung.

Saat ada reaksi-reaksi yang besar, dan pusat-pusat pengendalian seksual di otak aktif di atas normal, seseorang bisa kehilangan kemampuan untuk mengendalikan diri. Bisa saja dia akan terjebak pada perbuatan zina dan pemerkosaan.

Data statistik di Amerika Serikat menyebutkan bahwa ada 750.000 kasus kehamilan di bawah umur, dan 4 juta orang yang mengidap penyakit kelamin, disebabkan keinginan kuat untuk melakukan kegiatan seksual setelah menyaksikan adegan porno yang ditayangkan media.

Bila tidak berkesempatan melakukan aktivitas seksual, maka orang yang terlanjur terangsang kuat akan terjatuh pada kebiasaan masturbasi. Sebuah kebiasaan yang menyia-nyiakan kekuatan potensial tubuh. Kekuatan inilah modal utama yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pengembangan kemampuan, terutama pada masa-masa pertumbuhan anak-anak. Apalagi sebuah penelitian menghasilkan bahwa kebiasaan masturbasi yang berlebihan bisa mengakibatkan tergannggu beberapa fungsi otak.

Lebih mengerikan lagi, pengalaman terhadap materi pornografi di usia dini termasuk penyebab utama merebaknya budaya homoseksual (hubungan seksual sejenis).

Punya pengalaman terhadap materi pornografi di usia dini juga menyebabkan kerusakan pada jaringan otak yang bertanggung jawab atas kemampunan daya ingat, me-review informasi lama, atau yang disebut hippocampus. Hal ini disebabkan efek buruk hormon ketegangan dan kegelisahan kepada sel-sel otak itu.

Merebaknya perilaku seks bebas menyebabkan beberapa efek social yang sangat menyedihkan. Di Amerika Serikat terdapat lebih dari satu juta anak-anak hidup hanya bersama ibu mereka, tanpa mengetahui keberadaan ayah mereka. Belum lagi anak-anak yang tinggal di panti-panti sosial. Jumlah wanita di bawah umur yang melahirkan anak-anak mereka lebih dari sejuta orang setiap tahunnya. Sementara wanita yang melakukan aborsi setiap tahunnya jumlahnya juga jutaan. WHO memperkirakan bahwa jumlah korban aborsi ilegal di dunia melebihi 25 juta anak. Kemudian jumlah ini terus meningkat.

Tak heran jika Allah Taala memerintahkan kita menjaga pandangan, atau yang disebut dengan Ghaddul Bashar. Ghaddul Bashar adalah menundukkan atau menjaga pandangan, sehingga pandangan tertuju ke tanah, tidak diangkat ke atas. Maksudnya adalah menghindarkan pandangan dari menikmati wanita yang bukan mahram beserta perhiasan-perhiasannya. Sehingga terhindarkan dari pandangan yang menjadi sumber godaan bagi seorang laki-laki. Sebagaimana diperintahkan kepada laki-laki, ghaddul bashar juga diperintahkan kepada perempuan.

Allah Taala berfirman, “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” [An-Nur: 30].

Anak kecil juga hendaknya diajari bagaimana meminta izin sebelum masuk ke kamar orang tuanya agar tidak sempat melihat hal-hal yang tidak pantas dilihatnta. Allah Taala berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum sembahyang subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar) mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isya. (Itulah) tiga ‘aurat bagi kamu.  Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (An-Nur: 58) (sof1/mukjizat.co)

Tinggalkan Komentar Anda